Senin, 17 Desember 2012

cara membuat laporan/makalah



SMK PARIWISATA 
BAITUL HAMDI BANTEN

LAPORAN KEGIATAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI
(PRAKERIN)
DEPARTEMENT FOOD PRODUCT - KITCHEN

DI  HOTEL RATU BIDAKARA
 SERANG BANTEN- SERANG

no name





Di Susun Oleh
BARNAS
2011-009

Kelas XI / Akomodasi Perhotelan

LEMBAR PENGESAHAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI
SMK BAITUL HAMDI MENES


 Di Setujui,

    Pembimbing I                                                                        Pembimbing II
SMK Baitul Hamdi                                                           Chef Ratu Hotel Bidakara


      Jundi, A.Ma                                                                          Y.Nuryaman    
                                 
                                 Mengetahui


Kepala SMK                                                                              HRD Manager
  Baitul Hamdi                                                                       Ratu Hotel Bidakara             


Ir. Ari Ekoprianto                                                                         Triono Firmana


        DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Nama                           : Barnas
Nama orang tua                      
               Bapak         ;  Edi
               Ibu                : Sarkah
Tempat tanggal lahir   ; Pandeglang,01 Oktober 1995
Alamat                        ; Kp.Cijolang
                                     Ds. Kadubadak
                                    Kec. Angsana
                                    Kab. Pandeglang- Banten
Riwayat  pendidikan   : SDN1 Kadu Badak Pandeglang  lulus tahun 2008
                                      SMPN 3 Munjul Pandeglang lulus tahun 2011
                                     SMK Baitul Hamdi Menes Pandeglang  masuk tahun 2011

                                                                                                 Barnas


MOTTO
                      

Berjuang Demi Mencapai Kesuksesan







KATA PENGANTAR

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ


Segala puji bagi Allah, yang selalu melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, semoga shalawat serta salam tetap terlimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarganya, para sahabat dan seluruh ummat yang mengikuti jejaknya. Rasa syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT, karena dengan Rahmat-Nya laporan Praktek kerja Industri (PRAKERIN)  ini dapat terselesaikan, sebagai syarat telah berakhirnya Praktek kerja Industri (PRAKERIN) yang penulis lakukan di Hotel Ratu Bidakara Serang Banten.
Berkat dorongan dan bantuan dari berbagai pihak, maka hambatan dan kesulitan yang penulis hadapi dapat terselesaikan. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1.    Managemen  Ratu Hotel Bidakara yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk bergabung  dalam PRAKERIN  di Hotel Ratu Bidakara - Serang Banten.
2.    Bapak Whisnu Hs. GM Hotel Ratu Bidakara - Serang Banten dan Bapak Triono Firmana selaku HRD Manager  yang mengarahkan, mendidik serta memberikan motivasi kepada penulis selama PRAKERIN di Hotel Ratu Bidakara - Serang Banten.
3.    Bapak Ir. Ari Ekoprianto, Kepala Sekolah SMK Baitul Hamdi yang telah memberikan bimbingan dan saran-saran kepada penulis selama PRAKERIN
4.    Bapak Saeful Anwar, S.Pd.I, dan Bapak Jundi, A.Ma Pembimbing PRAKERIN SMK Baitul Hamdi, yang telah membimbing, mengajar dan mendidik penulis selama  PRAKERIN di Hotel Ratu Bidakara.
5.    Karyawan Hotel Ratu Bidakara, khususnya Kitchen Staff,  yang telah membimbing penulis selama PRAKERIN.
6.    Seluruh dewan guru dan Staff SMK Baitul Hamdi Menes yang tidak mungkin disebutkan satu persatu yang telah memberikan support dan bimbingan kepada penulis.
7.     Ayahanda dan Ibunda, yang telah memberikan doa, motivasi, dan dukungan baik moral maupun spiritual.
8.      Kepada semua  teman-temanku , terima kasih atas kebersamaannya dan persahabatanya selama ini, serta semua pihak yang telah membantu penulis   dalam penyusunan laporan ini yang tidak dapat di sebutkan satu persatu.
Penulis merasa tidak mampu membalas jasa yang sedemikian besar, hanya do’a yang kami panjatkan semoga Allah membalas kebaikan Bapak/Ibu dan teman sekalian. Akhirnya hanya kepada Allah SWT jualah penulis

Menes 15 September l 2012

 Penulis


Barnas




DAFTAR ISI
Halaman  Depan   ............................................................................................... i
Lembar Pengesahan............................................................................................  ii
Daftar Riwayat Hidup ........................................................................................  iii
Motto .................................................................................................................. iv
Kata Pengantar ...................................................................................................  v
Daftar Isi............................................................................................................. vi
BAB I PENDAHULUAN
A.            Latar Belakang PRAKERIN.....................................................                 1
B.            Maksud dan Tujuan PRAKERIN .............................................                2
C.            Tujuan dan Kegunaan Laporan ................................................                3
D.            Lokasi dan Waktu Pelaksanaan ...............................................                4
E.             Kelancaran dan Hambatan PRAKERIN.................... ............                               4
F.             Metode & Teknik Penyusunan laporan ....................................                5
G.            Sistematika  Laporan...............................................................                             7
BAB II  GAMBARAN UMUM HOTEL
A.            Hotel .........................................................................................               8
B.            Sejarah Hotel Ratu Bidakara...................................................                              12
C.            Struktur Organisasi ....................................................................              15
BAB III  DESKRIPSI PELAKSANAAN PRAKERIN.
A.      Food and Beverage Departemen.........................................................                      16
B.      Food Product (Kitchen)  Departemen Hotel Ratu Bidakara.........                 17
C.     Deskripsi Pelaksanaan PRAKERIN....................................................                       21
BAB IV PENUTUP
A.  Kesimpulan .......................................................................................                      29
B.  Saran-saran........................................................................................                       30
LAMPIRAN-LAMPIRAN




DAFTAR PUSTAKA


2.      Ni Wayan Suwithi dan Cecil Erwin Jr. Boham, Akomodasi Perhotelan Jilid I, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional
3.      Buku Literatur Sekolah
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang PRAKERIN
Sesuai dengan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan bahwa lulusan SMK diharapkan menjadi siswa yang siap pakai di masyarakat. Di dalam kurikulum sekolah ditetapkan bahwa untuk mewujudkan program tersebut para siswa diharuskan mengikuti dan melaksanakan prakerin antara lain : Ketentuan Kurikulum SMK, pelaksanaan pendidikan dan pelatihan berdasarkan pendekatan pendidikan dan pelatihan berdasarkan pendekatan Pendidikan Sistem Ganda, Visi dan Misi SMK.
Program pendidikan sistem ganda sangat dibutuhkan dalam penguasaan kompetensi dan pembentukan sikap profesi siswa seperti tercermin dalam tujuan pendidikan dan pelatihan SMK yaitu pelaksanaan pendidikan dan pelatihan terutama bertujuan untuk membekali peserta diklat mengembangkan kepribadian, potensi akademik, dan dasar-dasar keahlian yang kuat dan benar melalui pembelajaran program adaktif, normatif dan produktif. Dan Pendidikan dan pelatihan di dunia kerja bertujuan untuk memberikan memberikan pengalaman kerja yang sesungguhnya agar peserta menguasai kompetensi keahlian produktif standar, menginternalisasi sikap nilai budaya industri yang berorientasi kepada standar mutu,nilai-nilai ekonomi dan jiwa kewirausahaan, serta membentuk etos kerja yang kritis, produktif dan kompetitif.
 Karena melihat besarnya manfaat dari kegiatan praktek kerja Industri ini dalam meningkatkan potensi yang ada di dalam siswa maka sampai saat ini program ini sudah menjadi keharusan untuk lanjut ketingkatan berikutnya serta uji kompetensi yang harus di selesaikan.
Sesuai dengan Paktek Kerja Industri (PRAKERIN) yang penulis lakukan telah selesai, maka penulis menyampaikan laporan kegiatan PRAKERIN sebagai tahapan akhir dari tugas yang harus penuis lakukan. Laporan yang penulis sampaikan adalah laporan kegiatan yang penulis lakukan selama PRAKERIN di  Hotel Ratu Bidakara , Jl. K. H Abdul Hadi No.66 Serang - Banten.
Adanya beberapa tempat kegiatan PRAKERIN  yang telah penulis pelajari  yang ada dihotel baik yang telah penulis langsung berhubungan dengan tamu maupun tidak merupakan salah satu acuan bagi penulis untuk penyajian laporan PRAKERIN dengan mengangkat topik ’ Laporan Praktek Kerja Industri di Hotel Ratu Bidakara – Serang Banten.
Maka sesuai dengan tujuannya uraian-uraian dalam laporan ini berusaha memberikan laporan umum tentang keterlibatan penulis dalam PRAKERIN selama tiga bulan di Hotel Ratu Bidakara – Serang Banten pada Bagian Food Product (Kitchen) . Dalam laporan ini juga dijelaskan pelaksanaan PRAKERIN yang dilakukan penulis, mengingat sangat luasnya pengetahuan Food Product diharapkan penyajian serta pembahasannya sesuai dengan yang diharapkan.
B.  Maksud & Tujuan PRAKERIN
Praktek kerja industri pada dasarnya mempunyai tujuan yang sangat bermanfaat bagi para siswa/i yang telah melakukannya, adapun tujuan dari program ini adalah sebagai berikut :
  1. memberikan kesempatan pada setiap siswa/i agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja, terutama yang berkaitan dengan bidang keahlian bidang jasa parawisata khususnya Akomodasi Perhotelan
  2. Meningkatkan dan memperluas proses penyerapan pendidikan di bidang pariwisata.
  3. Menumbuhkan dan memantapkan sikap prefesional yang di perlukan siswa/i sebelum memasuki dunia kerja.
  4. Memperluas pengetahuan dan keterampilan siswa/i tentang pengembangan Industri parawisata Akomodasi Perhotelan khususnya pada bidang Food Product
  5. Melati mental, sikap disiplin, dan tanggung jawab sebagai bekal saat memasuki dan terlibat dalam Industri.

C.    Tujuan Dan Kegunaan Laporan
Laporan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)  adalah hasil penulisan Siswa setalah menyelesaikan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)  berdasarkan data yang di peroleh dan dituangkan dalam bentuk laporan. Adapun tujuan pembuatan laporan ini antara lain:  
a.       Mendorong siswa agar mampu mengembangkan atau mengemukakan pikiran dan pendapatnya serta mampu menuangkannya dalam bentuk tulisan yang sistematis, logis, dan dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
b.      Meningkatkan kreativitas Siswa dalam penulisan yang bersikap objektif dan
ilmiah.
c.       Sebagai pertanggungjawaban siswa yangb telah melaksanakan Tugas Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)  yang berkaitan dengan program keahlian yaitu Pariwisata – Akomodasi Perhotelan.
d.      Sebagai salah satu bukti bahwa siswa yang bersangkutan telah melakukan Praktek Kerja Industri dengan baik.
D.     Lokasi dan Waktu Pelaksanaan
Praktek Kerja Industri yang penulis lakukan adalah di Hotel Ratu Bidakara yang beralamatkan di Jl. K.H. Abdul Hadi No.66 Serang – Banten. Kedudukan dan posisi strategis Ratu Hotel Bidakara Serang terletak di pusat kota dengan banyak kemudahan, diantaranya:
a.    Dekat dengan pusat pemerintahan provinsi Banten
b.    Dekat dengan akses jalan Toll
c.    Dengan pusat pemerintahan (Jakarta) 40 menit
d.   Dekat dengan pusat perbelanjaan (Shopping Center).
Sedangkan waktu pelaksanaan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) yang dilakukan oleh penulis dimulai tanggal 14 Juni 2012 sd 15 September 2012.

E.      Kelancaran dan Hambatan PRAKERIN
Selama pelaksanaan praktek kerja Industri siswa/i sering di pengaruhi oleh berbagai faktor yang bisa saja datang dengan sendirinya baik itu yang menjadi pendukung kelancaran praktek Industri maupun yang menjadi penghambat bagi siswa/i. adapun yang menguraikan kedua hal tersebut adalah sebagai berikut :
1  Faktor pendukung kelancaran praktek.
Selama pelaksanaan praktek kerja Industri ini kami selaku siswa/i banyak di bantu oleh mata pelajaran yang kami peroleh di sekolah karena sebagian besar kegiatan-kegiatan di Industri telah kami pelajari. Yang merupakan dasar untuk diaplikasiakan di dunia Industri. Tak ketinggalan pula fasilitas yang ada di tempat praktek yang memudahkan kami untuk belajar serta banyaknya tenaga kerja yang terampil yang sering memberikan masukan kepada kami selaku siswa/i praktek.
2 Faktor penghambatan kelancaran praktek
Dalam pelaksanaan praktek kerja Industri di Hotel Ratu Bidakara Serang yang berlangsung selama lebih dari 3 bulan ini tidak banyak hambatan yang dilalui selain faktor dari penulis sendiri yaitu:
a.         Kurangnya pengetahuan produk dikarnakan keterbatasan praktek waktu di sekolah
b.          Faktor kedisiplinan yang menjadi kendala penulis ketika PRAKERIN

F.     Metode & Teknik Penyusunan Laporan
 Dalam penyusunan laporan ini Penulis menggunakan metode dan beberapa tekhnik penulisan dengan maksud agar memudahkan didalam pengumpulan data,sehingga susunan laporan ini dapat tersusun dengan lebih baik dan sesuai situasi kondisi.Adapun metode dan tekhnik yang di gunakan dalam penyusunan laporan antara lain sebagai berikut:
a. Metode Penyusunan
 Dalam penyusunan laporan ini penulis menggunakan metode deskriptif mengargumentasikan dan memaparkan permasalahan secara terperinci sesuai dengan data dan fakta yang ada.
b. Teknik Penyusunan
    Beberapa langkah penyusunan yang penulis lakukan yaitu:
1)      Observasi
Yaitu melaksanakan secara langsung di perusahaan melalui teori yang kemudian terapkan dalam bentuk kegiatan atau Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).
2)      Interview
 Yaitu Mengumpulkan data dengan cara melakukan Tanya jawab secara langsung, hal ini di lakukan untuk memperoleh suatu informasi yang tepat dan jelas yang dibutuhkan di dalam penyusunan laporan.
3)      Study Literatur
Dalam hal ini penulis mengumpulkan data dan cara mencari serta membaca buku-buku di perpustakaan yang ada kaitannya dengan pembahasan masalah.

G.    Sistematika Laporan
Selanjutnya sistematika penyusunan laporan ini penulis menjabarkan setiap pokok pembahasan terlebih dahulu Penulis harus menuliskan pokok pembahasan dengan sistematis dari laporan ini.
BAB I Pendahuluan berisi Latar Belakang, Maksud dan Tujuan PARAKERIN, Tujuan dan Kegunaan laporan, Lokasi dan Waktu Pelaksanaan, Metode & teknik Penyusunan laporan.
BAB II  Hotel Ratu Bidakara. Berisi Sejarah Perusahaan, Struktur Organisasi.
BAB III  Deskripsi Pelaksanaan PRAKERIN. Berisi  tentang  Food and Beverage Departement dan  tentang  Food Product (Kitchen) Departement.
BAB IV Penutup, berisi Kesimpulan dan Penutup



BAB II 
GAMBARAN UMUM HOTEL
A Hotel
1.        Pengertian Hotel
Hotel adalah suatu bentuk bangunan, lambang, perusahaan atau badan usaha akomodasi yang menyediakan pelayanan jasa penginapan, penyedia makanan dan minuman serta fasilitas jasa lainnya dimana semua pelayanan itu diperuntukkan bagi masyarakat umum, baik mereka yang bermalam di hotel tersebut ataupun mereka yang hanya menggunakan fasilitas tertentu yang dimiliki hotel itu. Pengertian hotel ini dapat disimpulkan dari beberapa definisi hotel seperti tersebut di bawah ini :
a.       Salah satu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau keseluruhan bagian untuk jasa pelayanan penginapan, penyedia makanan dan minuman serta jasa lainnya bagi masyarakat umum yang dikelola secara komersil (Keputusan Menteri Parpostel no Km 94/HK103/MPPT 1987)
b.      Bangunan yang dikelola secara komersil dengan memberikan fasilitas penginapan untuk masyarakat umum dengan fasilitas sebagai berikut :
1)      Jasa penginapan
2)      Pelayanan makanan dan minuman
3)      Pelayanan barang bawaan
4)      Pencucian pakaian
5)      Penggunaan fasilitas perabot dan hiasan-hiasan yang ada di dalamnya. (Endar Sri,1996:8).
c.       Sarana tempat tinggal umum untuk wisatawan dengan memberikan pelayanan jasa kamar, penyedia makanan dan minuman serta akomodasi dengan syarat pembayaran (Lawson, 1976:27)

2. Karakteristik Hotel
Perbedaan antara hotel dengan industri lainnya adalah :
a.       Industri hotel tergolong industri yang padat modal serta padat karya yang artinya dalam pengelolaannya memerlukan modal usaha yang besar dengan tenaga pekerja yang banyak pula.
b.       Dipengaruhi oleh keadaan dan perubahan yang terjadi pada sektor ekonomi, politik, sosial, budaya, dan keamanan dimana hotel tersebut berada.
c.        Menghasilkan dan memasarkan produknya bersamaan dengan tempat dimana jasa pelayanannya dihasilkan.
d.      Beroperasi selama 24 jam sehari, tanpa adanya hari libur dalam pelayanan jasa terhadap pelanggan hotel dan masyarakat pada umumnya.
e.       Memperlakukan pelanggan seperti raja selain juga memperlakukan
f.       pelanggan sebagai patner dalam usaha karena jasa pelayanan hotel sangat tergantung pada banyaknya pelanggan yang menggunakan fasilitas hotel tersebut.

3. Jenis Hotel
Penentuan jenis hotel tidak terlepas dari kebutuhan pelanggan dan ciri atau sifat khas yang dimiliki wisatawan (Tarmoezi, 2000). Berdasarkan hal tersebut, dapat dilihat dari lokasi dimana hotel tersebut dibangun, sehingga dikelompokkan menjadi:
a.      City Hotel
Hotel yang berlokasi di perkotaan, biasanya diperuntukkan bagi masyarakat yang bermaksud untuk tinggal sementara (dalam jangka waktu pendek). City Hotel disebut juga sebagai transit hotel karena biasanya dihuni oleh para pelaku bisnis yang memanfaatkan fasilitas dan pelayanan bisnis yang disediakan oleh hotel tersebut.
b.      Residential Hotel
Hotel yang berlokasi di daerah pinngiran kota besar yang jauh dari keramaian kota, tetapi mudah mencapai tempat-tempat kegiatan usaha. Hotel ini berlokasi di daerah-daerah tenang, terutama karena diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin tinggal dalam jangka waktu lama. Dengan sendirinya hotel ini diperlengkapi dengan fasilitas tempat tinggal yang lengkap untuk seluruh anggota keluarga.
c.       Resort Hotel
Hotel yang berlokasi di daerah pengunungan (mountain hotel) atau di tepi pantai (beach hotel), di tepi danau atau di tepi aliran sungai. Hotel seperti ini terutama diperuntukkan bagi keluarga yang ingin beristirahat pada hari-hari libur atau bagi mereka yang ingin berekreasi.
d.      Motel (Motor Hotel)
Hotel yang berlokasi di pinggiran atau di sepanjang jalan raya yang menghubungan satu kota dengan kota besar lainnya, atau di pinggiran jalan raya dekat dengan pintu gerbang atau batas kota besar. Hotel ini diperuntukkan sebagai tempat istirahat sementara bagi mereka yang melakukan perjalanan dengan menggunakan kendaraan umum atau mobil sendiri. Oleh karena itu hotel ini menyediakan fasilitas garasi untuk mobil.

4. Segi Jumlah Kamar Hotel
Menurut Tarmoezi (Tarmoezi,2000:3), dari banyaknya kamar yang disediakan, hotel dapat dibedakan menjadi :
           1.         Small Hotel
Jumlah kamar yang tersedia maksimal sebanyak 28 kamar.
           2.  Medium Hotel
Jumlah kamar yang disediakan antara 28- 299 kamar.
3.      Large Hotel
Jumlah kamar yang disediakan sebanyak lebih dari 300 kamar.

5. Klasifikasi Hotel
Menurut keputusan direktorat Jendral Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi no 22/U/VI/1978 tanggal 12 Juni 1978 (Endar Sri, 1996 : 9), klasifikasi hotel dibedakan dengan menggunakan simbol bintang antara 1-5. Semakin banyak bintang yang dimiliki suatu hotel, semakin berkualitas hotel tersebut. Penilaian dilakukan selama 3 tahun sekali dengan tatacara serta penetapannya dilakukan oleh Direktorat Jendral Pariwisata.


B. Sejarah Hotel Ratu Bidakara
Hotel Ratu Bidakara didirikan dikota serang pada tanggal 15 Desember 2007, dan mulai dikomersilkan atau Soft opening pada tanggal 16 Mei 2011. Ratu Bidakara Hotel adalah salah satu hotel berbintang 4 yang ada diBanten dengan alamat lengkap di  Jl. KH. Abdul Hadi No. 66, Kebon Jahe, Serang, Banten.Telf. 0254-218800 (hunting), Fax. 0254-218500.
E-mail:
ratu.hotelserang@gmail.com .
Sejak di buka pada tanggal 16 Mei 2011 Hotel Ratu bidakara menjadi salah satu pilihan yang paling penting di Kota Serang, Dengan memiliki kamar total kamar 99 yang terdiri dari 5 jenis kamar yaitu Superior, Deluxe, Junior Suite, Family Suite and Royal Suite. Ratu hotel menyediakan beasilitas berapa fkamar yang sangat exclusive dan comfortable facilities seperti:
a.     Prameswari Restaurant
b.    Gita Loka Lounge
c.    Tirta Boga Poolside Café
d.   Bale Agung Ballroom
e.    Balairung 1-6
f.     Kesatriyan 1-2
g.    Ratu Family Spa & Massage
h.   Swimming Pool
i.      ATM Gallery and Arcade Shop.

Keseriusan Ratu hotel Bidakara akan tampak dari 5 Perinsip dasrnya yaitu: Prinsip 5 S yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun, serta cepat, tepat dan tanggap serta proaktif meningkatkan kualitas pelayanan dan kesinambungan. 
Visi dan Misi Perusahaan Visi Perusahaan
1.      Menjadi pengelola hotel professional yang bertaraf Internasional
2.      Menjamin kepuasan pelanggan melalui layanan prima
3.      Ikut berperan aktif dalam pembangunan ekonomi daerah pada umumnya, sector pariwisata pada khususnya
4.      Menjamin kesejahteraan lahir dan batin kepada karyawan dan pemegang saham beserta keluarganya melalui karyanyata dalam memberikan pelayanan prima berdasarkan kepada norma-norma agama, social, budaya dan perusahaan.

Misi Perusahaan
Menyediakan akomodasi yang bermutu bagi para tamu dengan peningkatan pelayanan secara terus menerus untuk kepuasan pelanggan.

Motto Ratu Hotel Bidakara
Serve with Heart & Smile

Tujuan dan Sasaran
Ø  Government Official (intansi Pemerintahan)
Ø  Commercial Company (perusahaan Swasta)
Ø  Other Organization (organisasi Lain)
Ø  Free Individual Travel (perseorangan-individu)

C. Struktur Organisasi Hotel Ratu Bidakara (terlampir)

             

                                              BAB III
DESKRIPSI PELAKSANAAN PRAKERIN
A.     Food and Beverage Departemen

Menurut Soekresno dan Pendit (1998:4) menyebutkan bahwa food and beverage department adalah bagian dari hotel yang mengurus dan bertanggung jawab terhadap kebutuhan pelayanan makanan dan minuman serta kebutuhan lain yang terkait, dari para tamu yang tinggal maupun yang tidak tinggal di hotel tersebut dan dikelola secara komersial serta profesional.
Food and beverage department merupakan departemen yang sangat mutlak diperlukan di hotel dalam penyediaan dan pelayanan makanan dan minuman dalam menjalankan tugasnya food and beverage department terbagi menjadi dua
bagian yang saling bergantung satu sama lain dan harus saling bekerjasama.
2 (dua) bagian tersebut adalah: 
a.         Food and beverage bagian depan (front service)
Yaitu bagian yang langsung berhubungan dengan tamu, terdiri dari bar, restoran, banquet dan room service. 
b.         Food and beverage bagian belakang (back service)
Yaitu bagian yang tidak langsung berhubungan dengan tamu karena harus melalui perantara pramusaji, terdiri dari kitchen, stewarding.

Tujuan departemen food and beverage menurut Soekarno dan Pendit (1998:5) adalah: 
a.        Menjual makanan dan minuman sebanyak-banyaknya dengan harga yang sesuai.
b.       Memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada tamu sehingga tamu merasa puas. Hal ini menyangkut mutu pelayanan mutu makanan dan minuman, sikap karyawan, dekorasi ruangan serta suasana sekitar, peralatan yang dipakai dan sanitasinya. 
c.       Mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dan untuk kesinambungan usaha.

B.     Food Product (Kitchen) Departemen Hotel Ratu Bidakara
Food Product adalah bagian yang Proses pengolahan bahan mentah menjadi sesuatu yang menarik dan dapat untuk dinikmati.”  Atau pengertian lain adalah Proses dimana makanan dan minuman di produksi / dibuat, sesuai dengan standard recipe dengan cita rasa dan sentuhan seni yang tinggi.
Dengan kata lain bagian Food Product Hotel Ratu Bidakara adalah bagian yang memproses makanan dan di produksi / dibuat, sesuai dengan standard recipe yang ada di Hotel Ratu Bdakara dengan cita rasa dan sentuhan seni yang tinggi bagi para tamu yang tinggal maupun yang tidak tinggal di hotel untuk tujuan komersial.
Tujuan umum food product adalah
1.      Pergaulan
2.      Untuk kepuasan tamu
3.      Untuk kebutuhan hidup
4.      Untuk mendatangkan uang
5.      Untuk kesehatan badan
6.      Tujuan khusus food product Merubah rasa menjadi enak
7.      Mudah dicerna.
8.       Aman untuk dimakan.
9.       Bebas dari bakteri dan kuman.
10.   Merubah bentuk asli untuk meningkatkan wujud
11.   Indah penampilannya.
Sebagai seorang training yang ada di bagian Food  product beberapa kegiatan yang dilakukan adalah:
Ø  Membantu tugas Cook dalam preparation bahan, seperti : 
 Mengupas sayuran, memotong sayuran
Ø   Menyiapkan makanan, sarapan pagi, makan siang dan makan malam, biasanya berhubungan dengan Buffet.
Ø  Menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan oleh cook untuk di olah menjadi suatu pesanan
Ø  Menyiapkan condiment suatu makan atau menyiapkan condiment ala carte.
Ø  Membantu cook dalam menyiaipkan makanan Dessert, Soup, Main couse dan Dessert

Beberapa Bagian Food Product  yang ada di Ratu Hotel Bidakara adalah:
1.      Garde Manger , Bagian ini khusus tempat pengolahan makanan dingin dan makanan dingin 
pembuka , seperti:
Ø   Appetizer and Salad. Contoh,mixed salad dan asinan
Ø   Slice Fruits
Ø   Fruits Cock tail
Ø   Fruits Basket
Ø   Dan sauce dingin yang dihidangkan untuk salad, seperti:
ü    Mayonnaise,tar-tar 
ü    French Dressing.
ü     Vinagrette. 

2.      Butcher Preparation., Pada bagian ini baik meat, poultry, and fish yang akan diolah dibagian saucier di  prepare. Artinya dari mulai : memporsi, membuang tulang dan sisik pada ikan, memisahkan daging dengan tulang dikerjakan oleh bagian 
“Butcher”. 
Macam-macam sauce : 
  White Sauce : Bechamel, Veloute, Bernaite sauce,    Brown Sauce : Black pepper sauce, Gravy sauce,  Red Sauce, Tomatto sauce,chili sauce.

3.      Pastry / Bakery section. 
Pada dapur besar antara pastry dengan bakery, meskipun dipimpin oleh orang yang sama namun dibedakan dari segi produk yang dibuat. 
Bakery cenderung untuk membuat semua jenis bread termasuk “Croissant” dan  “Doughnut”. Sedangkan pastry bertugas membuat semua jenis hidangan penutup (dessert) .

4.      Hot Kitcen atau Main Kitcen
Adalah dapur utama yang ada di ratu Hotel Bidakara, dimana didalamnya digunakan untuk memasak atau mengolah semua makanan yang akan di sajikan untuk pesanan tamu, mulai dari suop, Main cause hingga dessert.
Pada bagian ini pengolahan makanan di olah mulai dari persiapan bahan hingga makanan siap dihidangkan untuk tamu, juga bagian yang mengolah makanan “Main Course” 
Utama,  contoh:
Ø  Meat dan Grill. Contoh Sirloin steak
Ø  Hot Food  : Chicken cordon blue,chiken teriyaki.
Ø   Fish : Kakap Parnir dan gurame asam manis
Ø   Seafood  contoh cumi Gendut. 
Semua hidangan Main Course selalu dihidangkan dengan sauce. 



C.    Deskripsi Pelaksanaan PRAKERIN
Beberapa kegiatan yang dilakukan selama Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) di Hotel Ratu Bidakara adalah:
No
Hari, Tanggal
Jenis Kegiatan
Keterangan
1
Rabu,13 Juni 2012
Pengenalan Tata Cara Pembuatan Acar.

Bp. Medio
2
Kamis,14 Juni 2012
Pembuatan bakwan jagung.
Bp.Medio
3
Jum,at,15Juni  2012
Tata Cara Pembuataan Cap-Cay.
Bp.Medio
4
Sabtu,16 Juni 2012
Tata Cara memasak telor omelette.
Bp.Medio
5
Minggu,17 Juni 2012
Tata Cara memasak telor mata sapi.
Bp Medio
6
Senin,18 Juni 2012

 Tata Cara Membuat Burger,Cap-cay dan
Sambel merah.
BP.Medio
7

Selasa,19 Juni 2012
Tata Cara Membuat Nughet dan  Acar.
  Bp.Medio
8

Rabu,20 Juni 2012
Tata Cara Membuat soto ayam,sambel kecap dan cap-cay.
 Bp.Irwan


9
Kamis,21 Juni 2012
Tata Cara Membuat soto ayam,bakwan makroni.
 Bp.Medio
10
Jum,at,22 Juni 2012
Tata Cara menggoreng kerupuk ,ayam,kentang goreng,sambel,bihun goreng,nughet,memotong ayam ..
Bp.Medio
11
Sabtu,23 Juni  2012
Tata cara memasak soun goreng,nasi putih,soup bakso.ikan nanas,soup sosis,soto ayam ..
Bp.Rio.

12
Minggu,24 Juni  2012
Off

13
Senin,25 Juni 2012
Tata Cara memasak nasi,tempe salju ,soup ikan,sohun goreng,dan tempe mendoan.
Bpk. Medio.
14
Selasa,26 Juni 2012
Pembuatan  Tempe mendoan,Ayam Bakar,Soup sosis,Cap-cay dan saus bumbu rujak.
 Bp.Medio
15
Rabu,27Juni 2012
Membuat soto ayam,goreng kerupuk,chiken stock cap cay.
 Bp. Medio
16
Kamis,28 Juni 2012
Cara Membuat Acar, Bakwan jagung dan Cap-Cay
Bp.Medio
17
Jum,at,29 Juni 2012
Tata cara membuat asinan, omellate,kerupuk dan soup sosis.
Bp.Medio
18
Sabtu,30 Juni 2012
Tata Cara Pembuatan es sarang burung,tempe bacam.
Bp.Medio
19
Minggu,01 Juli 2012
Off

20
Senin,02 Juli 2012
Tata cara membuat acar,sambel,gr krupuk,masak nasi
Bp.Medio
21
Selasa,03 Juli 2012
Tata cara membuat tempe mendoan,nasi,Cap-cay,bihun goring,telor omellate,frans frais.
Bp.Medio
22
Rabu,04 Juli 2012
Pembuatan kerupuk, sambel,nasi acar bihun.
Bp. Irwan
23
Kamis,05 Juli 2012
Pembuatan bakwan jagun,es sarang burung ,tempe bacam.bakwan sayur,cap-cay,telor mata sapi.
Bpk. Irwan
24
Jum,at,06 Juli  2012
Cara membuat asinan,bakwan jagung,acar garnishing.
 Bp.Irwan
25
Sabtu,07 Juli 2012
Cara membuat sambel,nasi,mixed salad,potato salad,bakwan jagung,ayam bakar.
 Bpk. Irwan
26
Minggu,08 Juli 2012
Off                                                        

27
Senin,09 Juli 2012
Cara membuat Chili sauce dan tomato sauce
Bpk. Irwan
28
Selasa,10 Juli  J2012
Cara membuat soup ikan,spagethi bolonaise,telor dadar,cap-cay,bihun goring,chiken teriyaki.
Bpk.Irwan
29
Rabu,11 Juli 2012
Tata cara membuat soup timlo,mixed salad,tempe bacam,tahu bacan,acar bakwan jagung,tempe mendoan..
Bpk. Ade
30
Kamis,12 Juli 2012
Tata cara Pembuatan  bakwan jagung,goring kerupuk,garnisising,tumis buncis,cap-cay,nasi putih,alakat soup buntut,bihun goring,telor mata sapi,French freais
 Bpk. Ade
31
Jum,at,13 Juli 2012
Tata Cara memasak nasi,tempe mendoan,kerupuk,bakso,sambel trasi.
Bpk. Ade
32
Sabtu,14 Juli 2012
Tata cara membuat sambel ijo,acar,garnishing,cumi gendut,slice fruit,mixed salad,cap-cay,tempe bacam,soup buntut bakar.
 Bp.Ade
33
Minggu,15 Juli 2012
Off

34
Senin,16 Juli 2012
Tata cara membuat tahu bacam,tumis labu siam,daging bali.
 Bp.Irwan
35
Selasa,17 Juli 2012
Memasak ayam prameswari,es sarang burung,bakwan jagung,soto sulung,mie oriental,ikan bumbu rujak.
 Bpk Irwan
36
Rabu,18 Juli 2012
Tata cara memasak bihun goring,tempe mendoan,ayam gita loka,ikan nanas.
Bp.Irwan
37
Kamis,19 Juli 2012
Tata cara memasak ayam gita loka,soup bakso,bakwan jagung,es cendol,tumis kepu treen,soto daging.
 Bpk. Irwn
38
Jum,at,20 Juli 2012
Tata cara memesak tumis labu siam,slice fruit,nasi,soup sosis,ikan kakap,tempe bacam,mixed salad.
 Bpk. Irwn
39
Sabtu,21Juli 2012
Tata cara memesak bakwan jagung,cap- cay,es sarang burung,ikan baldo,ikan nanas,gado-gado,tempe salju,
Bp. Irwn
40
Minggu,22 Juli  2012
Off

41
Senin,23 Juli 2012
Tata cara membuat pokcoy,tahu bacam,bumbu bandug,tumis labu siam.
Bp.Ade
42
Selasa,24 Juli  2012
Tata cara membuat chiken stock,daging bumbu bali,prekedel kentang,ayam gita loka.
Bpk,Rio
43
Rabu,25 Juli 2012
Tata cara membuat nasi goring kampong,mixed salad,soup timlo,kwetiau,lumpia.
Bp.Ade
44
Kamis,26 Juli 012
Tata cara memasak mie kuah,tempe salju,soup ayam,prekedl jagung.
Bp.Ade
45
Jum,at,27 Juli 2012
Tata cara membuat chise burger,beef burger,gurame goring+bakar,rending daging.
Bp.Darman
46
Sabtu,28 Juli 2012
Tata cara membuat bakso,tempe mendoan,es sarang burung,chiken stock.

Bp.Darman
47
Minggu,29  Juli 2012
Off

49
Senin,30 Juli 2012
Membuat chiken stock,mixed salad,chiken gorden blue,ikan nanas.
Bp.Rio
50
Selasa,31 Juli 2012
Chiken stock,timun salad,fish and chips,kwetiu.
Bpk.Darman
51
Rabu,01Agustus 2012
Membuat chiken stock,timun  salad,,gurame bakar.
Bp.Darman
52
Kamis,02 Agustus 2012
Memesak rending daging,chisee burger,ikan bakar,soup ayam,timun salad,cumi gendut/
Bp.Rio
53
Jum,at,03 Agustus 2012
Membuat bakso,ayam serundeng,tempe mendoan nasi goring kampong,soup buntut bakar.
Bp.Ade
54
Sabtu,04 Agustus 2012
Memask iakn balado,fish and chips,timun salad,tumis labu siam.
Bp. Ade
55
Minggu,05 Agustus 2012
Off

56
Senin,06 Agustus 2012
Membuat ayam bumbu gule,ikan asm manis,fish and chips,burger,nai goring special
Bpk. Ade
57
Selasa,07 Agustus 2012
Membuat chise burger
Bp. Ade
60
Rabu,08 Agusus 2012
Membuat gado-gado,lontong untuk order.
Bp. Ade
61
Kamis,09 Agutus 2012
Membuat salad off the day.
Bpk. Ade
62
Jum,at,10 Agustus 2012
Mmbuat clear vegetbale soup.
Bpk.Ade
63
Sabtu,11 Agustus 2012
Mebuana  the club sandwich.


Bp.Ade
64
Minggu,12 Agutus 2012
 Membuat Tuna burger.
Bpk. Irwan
65
Senin,13 Agustus 2012
Membuat soup buntut bakar.
Bpk. Irwan
66
Selasa,14 Agustus 2012
Membuat soto ayam.
Bpk. Irwan
67
Rabu,15 Agustus 2012
Mambuat rabeg
Bp.Irwan
68
Kamis,16Agustus 2012
Mamasak sate ayam
Bp.Irwan
69
Jum,at,17 Agustus 2012
Membuat mie goreng
Bp. Irwan
70
Sabtu,18 Agustus  2012
Membuat kwetiau goreng
Bp. Irwan
71
Minggu,19 Agustus 2012
Chiken gorden blue
Bp. Irwan
72
Senin,20 Agustus 2012
Membuat fish and chips
Bp. Irwan
73
Selasa,21 Agustus 2012
Membuat gurame asam manis.
Bp. Irwan

74
Rabu,22 Agustus 2012
Membuat angen laada
Bp. Irwan

75
Kamis,23 Aguus 2012
Membuat sate sapi
Bpk. Irwan
76
Jum,at,24  Agustus 2012
Membuat Chiken Katsu dan ikan panir untuk lunch
Bp.Darman
77
Sabtu,25 Agustus 2012
Memuat es oxtail dan  wonton soup untuk lunch
Bp.Rio

78
Minggu,26 Agustus 2012
Off

79
Senin,27 Agustus  2012
Membuat acar, sambe,cap-cay untuk  buffet group
Bp.Sugeng
80
Selasa,28 Agustus 2012
Membuat Chicken gorden blue untuk caalarte
Bp. Ade
81
Rabu,29 Agustus 2012
Membuat  gurame asam manis dan mixed salad
Bp.Rio

82
Kamis,30 Agustus 2012
Membuat fruit salad untuk lunch bufet
Bp.Rio
83
Jum,at,31 Agustus 2012
Membuat fruit cocktail untuk lunch Group

Bp. Irwan
84
Sabtu,01 September 2012
Membuat French Fries dan ala carte
Bp.Abdulah
85
Minggu,02 September 2012
Off

86
Senin,03 September 2012
Membuat gado-gado lontong untuk order
Dan potato salad.
Bp.Rio
87
Selasa,04 September 2012
Membuat  chiken teriyaki dan ayam goeng mentega.
Bp.Darman
88
Rabu,05 September 2012
Memasak ikan asam manis buat  lunch
Bp.Sugeng
89
Kamis,06 September 2012
Membuat Mixed salad untuk lunch
Bpk.Rio
90
Jum,at,07 September 2012
Membuat nasi goeng special untuk order dan prekedel kentang.
Bp.Rio
91
Sabtu,08 September 2012
Memasak sop buntut bakar dan chip and fish,kwetiau,nnasi goring kampong,cap-cay
Bpk Irwan
92
Minggu,09 September 2012
Off

93
Senin,10 September 2012
Membuat nasi goring prameswari untuk order
Bp.Abdulah
94
Selasa,11 September 2012
Membuat Sambel merah dan soup sosis untuk lunch
Bp.Ade
95
Rabu,12 September 2012
Memasak nasi untuk lunch dan soto daging
Bp.Ade
96
Kamis,13 Septmber 2012
Memasak steam fish Dn tempe salju
Bp.Medio
97
Jum,at,14September 2012
Membuat souw ngaso dan baso untuk EDR
Bp.Medio





BAB IV
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Setelah pelaksaan Praktek Kerja Industri yang bertempat di Ratu Hotel Serang Banten , penulis dapat membandingkan materi yang diperoleh dari sekolah maupun dari industri. Pada dasarnya di sekolah maupun di Industri mempunyai persamaan dan perbedaan yang tidak jauh berbeda. Perbedaan yang dimiliki hanya terletak pada penyesuaian suasana kerja dan pada saat memasak pesanan atau order tamu yang banyak.
Dengan pelaksanaan Praktek Kerja Industri ini siswa/i dilatih untuk mandiri dalam bekerja serta menjadi seseorang yang professional terutama dalam hal pemberian pelayanan terhadap pelanggan, selain itu juga praktek ini memberikan pengalaman yang belum pernah penulis rasakan sebelumnya, sehingga pengalaman ini dapat penulis jadikan sebagai anutan untuk masa yang akan datang.
Kami selaku siswa/i praktek merasa sangat membutuhkan hal ini layaknya kami membutuhkan udara untuk bernafas.Karena, sebuah laporan bukanlah sebuah laporan, hingga ada orang yang membacanya dan memaknainya dengan hal yang postif.Semoga apa yang tertulis tidaklah hanya menjadi sebuah tulisan.
Setiap kegiatan yang dilakukan pasti memiliki manfaat, demikian pula dengan kegiatan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)  lapangan yang telah selesai dilaksanakan. Adapun manfaat dari kegiatan praktek kerja lapangan yang telah penulis laksanakan adalah sebagai berikut:
1.      Keahlian professional yang diperoleh dari praktek kerja lapangan, dapat meningkatkan rasa percaya diri, yang selanjutnya akan mendorong untuk meningkatkan keahlian professional pada tingkat yang lebih tinggi.
2.     Waktu tempuh untuk mencapai keahlian professional menjadi lebih singkat. Setelah lulus sekolah dengan praktek kerja lapangan, tidak memerlukan lagi waktu latihan lanjutan untuk mencapai tingkat keahlian siap pakai.
3.     Melatih disiplin, tanggung jawab, inisiatif, kreatifitas, motivasi kerja, kerjasama, tingkah laku, emosi dan etika.
4.     Menambah pengetahuan mengenai industry perhotelan dengan sebenarnya.
B. SARAN – SARAN
Untuk meningkatkan mutu pelayanan pada Ratu Hotel Bidakara Serang Banten , maka kami sebagai peserta praktek sekaligus penulis sangat ingin melihat adanya suatu perkembangan pada perusahaan tersebut baik secara teknisi maupun secara operational. Tiada kata yang dapat kami ucapkan selain rasa terima kasih dan bangga kepada Ratu Hotel Bidakara Serang Banten  dan karena rasa peduli kami terhadap perusahaan tersebut maka kami mengajukan beberapa saran yang mudah – mudahan dapat menjadi sarana perubahan menuju hal yang lebih baik sebagai berikut:
·         Hubungan kerjasama antar karyawan serta kedisiplinan yang selama ini dilakukan perlu dipertahankan kalau perlu terus ditingkatkan untuk menjaga dan sekaligus meningkatkan kualitas kerja.
·         Dalam menghadapi konsumen sebaiknya karyawan lebih ramah dan tidak lupa memberikan senyuman karena keduanya merupakan salah satu daya tarik bagi konsumen dan merupakan kesan sendiri yang dirasakan oleh penumpang/customer.
·         Trainer adalah patner yang harus selalu diperhatikan untuk memberikan kepuasan bagi tamu
 

 
LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI
(PRAKERIN)
DI
PT.PERTAMINA GEOTHERMAL ENERGY AREA KAMOJANG
Diajukan Sebagai Syarat Mengikuti Uji Kompetensi
Program Keahlian Multimedia









DISUSUN OLEH :

ADI CAHYADI
091010581





SMK NEGERI 2 GARUT

KOMPETENSI KEAHLIAN MULTIMEDIA

Jalan Suherman NO.90 PO.BOX 103 Telp/Faks.0262-233141 Garut
www.smknegeri2garut.net |Email :smkn2sbi_garut@yahoo.co.id



KATA PENGANTAR
            Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpah curahkan Rahmat dan hidayah-Nya sehingga penyusunan laporan Praktik Kerja Industri di PT. PERTAMINA GEOTHERMAL ENERGY AREA KAMOJANG kami dapat menyelesaikan penyusunan laporan kegiatan PRAKERIN ini dengan sebaik-baiknya.
            Maksud dan tujuan dalam penyusunan laporan ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan uji kopetensi tahun pembelajaran 2011/2012.
            Adapun dalam menyajikan laporan ini, berdasarkan hasil selama melaksanakan kegiatan Prakerin, serta data-data dan keterangan dari pebimbing di PT. PERTAMINA GEOTHERMAL ENERGY AREA KAMOJANG Kami menyadari meskipun penyusunan laporan ini masih jauh dari sempurna, tapi semua ini tidak lepas dari dukungan di berbagai pihak oleh karena itu, kami megucapkan terima kasih kepada :
1.      Direktur PT. PERTAMINA GEOTHERMAL ENERGY AREA KAMOJANG yang telah memberikan tempat, kesempatan dan fasilitas kepada kami untuk melaksanakan prakerin.
2.      Bapak Pany Sutrisno sebagai pembimbing dari perusahaan yang telah memberikan bimbingan dan pengajarannya kepada kami.
3.      Seluruh staff dan karyawan PT. PERTAMINA GEOTHERMAL ENERGI AREA KAMOJANG yang memotivasi kami dalam pelaksanaan Prakerin.
4.      Bapak Drs.H Nanan Rochana.M.si. Selaku kepala sekolah SMKN 2 GARUT dan Bapak Nurdianto,S.Pd. M.T selaku ketua Program keahlian Multimedia yang telah memberikan ijin pada hal-hal yang berhubungan dengan pelaksanaan Prakerin.




LEMBAR PENGESAHAN PERUSAHAAN
LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI
(PRAKERIN)
DI
PT. PERTAMINA GEOTHERMAL ENERGY KAMOJANG
Diajukan sebagai syarat mengikuti Uji Kompetensi keahlian Multimedia

SMK NEGERI 2 GARUT

Tahun Pembelajaran 2011-2012








Disetujui,
SDM Pertamina                                                                                            Pembimbing


Djoko Santoso                                                                                            Pany Sutrisno




LEMBAR PENGESAHAN SEKOLAH
LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI
(PRAKERIN)
DI
PT. PERTAMINA GEOTHERMAL ENERGY KAMOJANG
Diajukan sebagai syarat mengikuti Uji Kompetensi keahlian Multimedia

SMK NEGERI 2 GARUT

Tahun Pembelajaran 2011 - 2012

Disetujui,
Kordinator Prakerin/PSG                                        Pembimbing



Nurdianto,S.Pd. M.T                                                            Nia Rahmania. S kom
         NIP.196904301995121002

Mengetahui ,
Kepala Sekolah
SMKN 2 GARUT


   Drs.H Rochana,M.Si
NIP.1959112091985031008



DAFTAR ISI
Kata Pengantar.............................................................................................................................................. i
Daftar Isi......................................................................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang ......................................................................................... 1
1.2   Pengertian praktek kerja industri ............................................................. 2
1.3   Tujuan Praktek Kerja Industri.................................................................... 2
1.4   Kharakteristik system Kerja Prakerin......................................................... 2
BAB II PROFIL PERUSAHAAN PT.PERTAMINA AG KAMOJANG
2.1   Sejarah PT.Pertamina AG Kamojang.......................................................... 5
2.2   Produk Yang Di Hasilkan PT.Pertamina AG Kamojang................................. 8
2.3   Visi Dan Misi PT.Pertamina AG Kamojang.................................................. 9
2.4   Pengelolaan Lingkungan .......................................................................... 9
2.5   Kiprah Di Tengah Masyarakat.................................................................. 10
2.6   Prestasi Dan Penghargaan Yang Pernah Diraih ......................................... 10
BAB III ISI
3.1   Spesifikasi dan Instalasi Komputer .......................................................... 11
3.2   Stuktur dan Fungsi Komponen Komputer Saat Instalasi............................ 11
3.2.1 Fungsi Komponen Komputer.................................................... ..... 11
3.2.2 Perakitan Komponen Komputer................................................ ..... 19
3.3   Instalasi Operasi system windows Xp...................................................... 30
3.4   Photo Editing
3.4.1 Membuat Efek Fire Di Adobe Photoshoh......................................... 36
3.4.2 Membuat Efek Lipatan Kertas Di Photoshop………………………………...... 41
3.4.3 Membuat Gambar Menjadi Efek Kartud Di Photoshop……………........ 45
3.4.4 Membuat Brush Di Photoshop…………………………………………………......... 48               
BAB IV Kesimpulan Dan Saran
4.1   Kesimpulan............................................................................................ 51
4.2   Saran...................................................................................................... 52
4.3   Faktor Pendukung Dan Penghambat Proses Prakerin .............................. 53
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN DOK PRAKERIN


DAFTAR PUSTAKA
Hilmanudin 2010, Laporan Prakerin Kerja Industri 2010
Adi Cahyadi Laporan Praktek kerja Industri 2012
Laporan Prakerin TKJ PT Bonet Bogor 2010
www.facebook.com/azoners
www.google.com
www.facebook.com

 
belum bisa, pasti suatu ketika akan ada yang mengajari, entah itu datang dari orang lain ataupun keadaan yang memaksa kita menjadi bisa.


BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
4.1 Kesimpulan
Setelah penulis menjalankan Praktik Kerja Industri (Prakerin) di PT Pertamina Area Geothermal Kamojang selama 3 bulan, maka penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa Praktik Kerja Industri itu sangat penting bagi pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (Kelompok Teknologi Industri) karena secara langsung peserta diklat dapat terjun langsung ke lapangan, serta dituntut untuk bertanggung jawab atas apa yang telah dilaksanakannya Prakerin tersebut.
Melalui prakerin ini peserta diklat dapat menilai dan menghargai kemampuan diri sendiri. Penulis mencoba menarik kesimpulan bahwa ternyata pengalaman yang didapatkan di lapanagan kerja khususnya dari segi teknik pelaksanaannya lebih praktis jika di bandingkan pelajaran yang diterima di sekolah, hal ini disebabkan di lapangan dituntut untuk memanfaatkan waktu seefisien mungkin dengan kesalahan sekecil mungkin.
Sedangkan di sekolah pengalaman belajar ditujukan pada hal yang sebenarnya dari teori berdasarkan ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan dan dibuktikan secara ilmiah. Ini membuktikan pengalaman yang diperoleh penulis di lapangan setelah dibandingkan lebih teliti di sekolah hanya saja waktu yang diperlukan sedikit lebih lama dibandingkan dengan lapangan. Walaupun sebenarnya teori yang dipergunakan di lapangan kerja pada dasarnya mempunyai teori yang sama dengan apa yang dipelajari di sekolah.

4.2 Saran
Sesungguhnya dalam laporan ini penulis hanya ingin menguraikan pengalaman- pengalaman penulis sebagai peserta diklat kepada guru-guru di sekolah dan kepada Pembimbing di PT.Pertamina Area Geothermal Kamojang.
  1. Pelajaran Teori Praktik
Mengenai pelajaran teori praktik, penulis ini merasa banyak kekurangan-kekurangan terutama materi yang diberikan, saran penulis agar pelajaran teori praktik disesuaikan dengan perkembangan dunia IT (khususnya Multimedia ).
  1. Pelajaran Praktik
Untuk pengajaran praktik masih ada beberapa fasilitas yang belum disediakan dan banyak peralatan praktik yang sudah rusak.
  1. Pemberian Modul
Diharapakan diadakan pemberian modul kepada peserta diklat agar para peserta diklat tidak perlu terbebani oleh mata pelajaran lain, setelah aktif kembali mengikuti KBM.
  1. Hubungan kekeluargaan yang sudah terjalin baik antara pimpinan dan para teknisi PT. PERTAMINA AG KAMOJANG supaya dipertahankan dan ditingkatkan lagi.
  2. Kegiatan PRAKERIN lebih di perhatikan lagi dalam arti pembimbing harus lebih sering datang memonitoring para siswa-siswinya dengan sebenar-benarnya.
  3. Di ambil tindakan bagi pembimbing dari pihak sekolah yang tidak amanah dalam arti tidak menjalani tugasnya sebagaimana mestinya.
Akhir kata kami minta maaf atas segala kekurangan . kami berharap laporan ini bermanfaat bagi pembaca
Faktor Pendukung dan Penghambat BAB I


PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pada dasarnya, Pendidikan dengan system Ganda (PSG) adalah bentuk penyelenggaraan pendidikan Keahlian Kejuruan (SMK) dengan Dunia Usaha / Dunia Industri (DU/DI), Evaluasi keberhasilan siswa sampai dengan pemasaran Tamatan. Progran Pendidikan dan Pelatihan membuat aspek-aspek pendidikan,meliputi :
1.      Komponen normative, meliputi mata pelajaran : PKN,PAI, Bahasa dan Sastra Indonesia, Penjaskes, Sejarah Nasional dan Sejarah Umum.
2.      Komponen Adaftip, meliputi mata pelajaran teori-teori kejuruan dalam  lingkungan hidup suatu program studi tertentu.
3.      Komponen praktik dasar kejuruan yang meliputi praktik penunjang dalam melakukan beberapa jenis pekerjaan relevan di Dunia Usaha / Dunia Industri, yang berada dalam lingkup profil tamatan dari program studi tertentu.
4.      Komponren praktik industri kerja langsung pada Dunia Usaha Usaha / Dunia industri.
5.      Komponen praktik industri kerja langsung pada dunia Usaha / Industri.
Dari berbagai pengalaman SMK menyelenggarakan program PSG,komponen normative dan adaptif dilaksanakan disekolah, komponen praktik dasar kejuruan dapat dilaksanakan sebagian di sekolah dan sebagian di industri, sedang komponen praktik industri sepenuhnya dilalaksanakan di industri.


1.2 Pengertian Praktek Kerja Industri
Praktek Kerja Industri adalah suatu bentuk penyelenggaran pendidikan keahlian profesi yang memadukan secara sistematik dan sinkrom program pendidikan di sekolah dan program penguasaaan keahliaan yang diperoleh melalui bekerja langsung di dunia kerja dengan terarah dan terprogram mencapai keahkian professional.
1.3 Tujuan Praktek Kerja Industri
       Penyelenggaraan Tujuan Laporan Praktek Kerja Industri bertujuan :
a.      Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional dibidang teknologi, serta memiliki ketermpilan serta etos kerja yang sesuai dengan tuntunan lapangan kerja.
b.      Memperoleh LINK AND MATCH (Keterkaitan dan Kesepadanan) antara sekolah dengan Dunia Usaha.
c.       Meningkatkan Efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang bekualitas profesional.
d.      Memberikan pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses belajar.
1.4 Karakteristik Sistem Kerja Prakerin
   A. Standar Preofesi
            Program pendidikan harus jelas mengacu pada penciptaan kemampuan profesional sesuai dengan tuntutan jabatan pekerjaan atau profesi tertentu yang ada di lapangan kerja.
  B. Standar pendidikan dan pelatihan
        1) Komponen Pendidikan Umum Normatif
      2) Membentuk Peserta didik menjadi warga Negara yang baik
      3) Komponen Pendidikan Dasar Penunjang
      4) Memberikan Bekal Penunjang Penguasaan Keahlian Profesi
      5) Komponen Teori Kejuruan
      6) Membekali terhadap Teknis Dasar Keahlian Profesional
      7) Komponen Praktik Dasar Profes
      8) Latihan Kerja untuk menguasai Teknik Kerja dengan tuntutan Dunia Kerja
      9) Komponen Praktik Keahlian profesi
    10) Kegiatan Bekerja langsung dalam Situasi yang sebenarnya
C. Metode
     Penyelenggara Sistem Ganda :
1.      Days Relase : Siswa Belajar Tiga Hari di Industri
2.      Block Relase : Siswa Belajar Satu Semester di Sekolah dan Satu Semester di Industri
3.      Hours Relase : Siswa belajar Pada Jam-jam di Industri
     Dalam pelaksanaan penyelenggaraan pendidikan sistem ganda, SMKN 2 GARUT akan mencoba pelaksanaan dengan sistem Block Relase dengan lama belajar di Industri Dua Bulan.
D.     Sistem pengujian dan sertifikat
      Kemampuan peserta didik mencapai kemampuan sesuai dengan standar profesi dilakukan melalui Ujian Kompetensi oleh suatu tim Uji Kopetensi yang anggotanya terdiri dari Majelis Sekolah (MS) dan Industri pasangannya dan peserta yang lulus akan diberi sertifikat sebagai tanda telah memiliki kemampuan profesi.
E.      Kejasama dengan Dunia Usaha dan Industri Pendidikan sistem ganda mungkin dapat dilaksanakan apabila ada kesedian industri lain untuk menjadi pasangan SMK dalam melaksanakan pendidikan sistem ganda.
F.       Peraturan Pendukung
Karena pelaksaan pendidikan sistem ganda ini melibatkan semua pihak,antara lain Dunia Usaha atau Industri, Kadin , Asosiasi-asosiasi dan berbagai memajukan peserta didik demi kemajuan bangsa dan Negara.
G.     Nilai tambah
1.      Bagi perusahaan / industri / instansi
          Bagi perusahaan akan mengenal secarra luas kualitas lulusan SMK sehingga mencari calon karyawan akan mudah diperoleh, selain itu pemakai lulusan SMK dapat membina calon karyawannya sendini mungkin.
2.Bagi sekolah
      Sekolah akan mendapat masukan dari pemakai lulusannya, sehingga bahan ajaran disekolah dapat diperluas dan diperdalam sehingga sesuai dengan tuntutan dunia industri.
3.Bagi peserta
      Keahlian profesi yang diperoleh melalui Pendidikan Sistem Ganda (PSG) dapat mengangkat harkat dan rasa percaya diri tamatan, dan selanjutnya dapat mendorong mereka untuk meningkatkan keahlian profesinya pada tingkatan yang lebih tinggi.


BAB II
PROFIL PERUSAHAAN PT PERTAMINA AREA GEOTHERMAL KAMOJANG
2.1 Sejarah PT. Pertamina Geothermal Energy Kamojang
            Usulan JB Van Dijk Pada tahun 1918 untuk memanfaatkan Energy panas Bumi di daerah kawah kamojang, JawaBarat merupakan titk awal sejarah perkembangan panas bumi di Indonesia. Secara kebetulan, peristiwa itu bersama waktu dengan awal pengusahaan bumi di dunia, yaitu di Larndeller, yang juga terjadi di tahun 1918.
TAHUN 1926-1928
            Lapangan panas Kamojang dengan sumurnya bernama KMJ-3 yang pernah menghasilkan uap pada tahun 1926, merupakan tonggak pengeboran explorasi panas bumi pertama oleh colonial Belanda. Sampai sekarang KMJ-3 masih uap alam kering dengan suhu 140 derajat celcius dan tekanan 2,5 atmosfer(atm). Sampai tahun 1928 telah dilakukan lima pengeboran explorasi panas bumi yang berhasil mengeluarkan uap hanya sumur KMJ-3 denagn kedalaman 66 meter.
            Sejak 1928 kegiatan perusahaan panas bumi di Indonesia praktis dan baru dilanjutkan kembali pada tahun 1964. Dari tahun 1964-1981, penyelidikan sumber daya panas bumi di lakukan secara aktif bersama-sama oleh Direktorat Vulkanologi (bandung), Lembaga ketenagaan (LMK,PLN,ITB) dengan memanfaatkan bantuan luar negri.
TAHUN 1970
Tahun 1970 telah di lakukan pengeboran pada 6 buah sumur panas bumi di gunung Dieng, dengan kedalaman mencapai 613 meter. Sayangnya dari ke Enam sumur tersebut tidak satupun yang berhasil ditemukan uap panas bumi.
            Lalu tahun 1974, Pertamina aktif dalam kegiatan di kamojang bersama PLN, untuk mengembangkan pembangkitan tenaga listrik sebesar 30MW. Selesai tahun 1977, saat itu SELANDIA BARU memberikan bantuan berupa uang sebesar 24 Juta Dolar New Zealland dari keperluan 34 Juta Dolar New Zealland. Sekurangnya di biayai pemerintah Indonesia.
            Selain itu, Pertamina juga membangun dua buah monoblok dengan kapasitas total 2MW di Lapangan Kamojang dari Dieng. Di resmikan tanggal 27 November 1978, untuk monoblok Kamojang dan tanggal 14 Mei 1981 untuk monoblok Dieng.
            PLTP Kamojang sendiri di resmikan 1 Februari 1983 dengan kapasitas 30 MW. Perkembangan cukup penting di Kamojang terjadi pada tahun 1974, ketika Pertamina bersama PLN mengembangkan lapangan panas bumi tersebut. Sebuah Sebuah panas bumi di explorasi dengan kedalaman 600 meter yang menghasilkan uap panas bumi dengan semburan tegak oleh suhu pipa pada garis alir 129 Derajat.
TAHUN 1980
            Pada tahun 1980-an usaha pengembangan panas bumi di Tandai oleh keluarnya Kepres No.22 Tahun 1981 untuk menggantikan Kepres No.16 tahun 1974. Menurut ketentuan dalam Kepres No.22/1981 tersebut, Pertamina di tunjuk untuk melakukan surveyekplorasi dan eksploitasi panas bumi di seluruh Indonesia. Atas dasar itu sejak 1982 kegiatan di Lahendong di terusan oleh Pertamina dengan mengadakan survey geologi,geokima,dan geofisika.
            Pada tahun 1982 Pertamina mendatangani kontrak pengusahaan panas bumi dengan Unocal Geothermalof Indonesia (UGI) untuk sumur panas bumi di gunung Cisalak, Jawa Barat. Baru pada tahun 1994 beroperasi PLTP unit I dan unit II Gunuk Salak.
            Pada Februari 1983 sumur panas bumi di Kamojang berhasil di kembangkan secara baik, dengan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi(PLTP) Unit-1 (1x30MW). Dan baru pada Februari 1987 Pertamina berhasil mengoperasikan PLTP unit II.
            Sementara pengusahaan panas bumi di gunung Darajat, Jawa Barat dilakukan oleh Pertamina dan Amoseas of Indonesia Inc, dan PLN(JOE-ESC). Tahun 1994 beroperasi PLTP unit I di Gunung Darajat.
TAHUN 1990
            Pada tahun 1991 pemerintahan sekali lagi mengeluarkan kebijakan pengusahaan panas Bumi melalui Kepres No.45/1991 sebagai penyempurnaan atas Kepres No.22/1981. Dalam Kepres No.45/1991 Pertamina mendapatkan keleluasaan bersama kontraktor,untuk melakukuan Eksplorasi dan Ekploitasi panas Bumi, Pertamina juga lebih diberi keleluasaan untuk menjual produksi Uap atau Listrik kepada PLN atau kepada badan Hukum pemegang izin untuk kelistrikan.
            Disamping itu pada tahun 1991 keluar juga Kepres No.49/1991 untuk menggantikan Kepres No.23/1983 yang mengatur tentang pajak pengusahaan panas bumi dari 46% menjadi 34%. Tujuannya adalah merangsang pemanfaatan energy panas  bumi.
            Pada tahun 1994 telah ditandatangani kontrak pengusahaan panas bumi antra Pertamina dengan 4 perusahaan swasta. Masing-masing untuk daerah Wayang Windu Jawa Barat ( PT. Mandala Nusantara) karaha, Jawa Barat  (PT. Karaha Bodas Company) Dieng, Jawa Tengah (PT.Himpura California Energi) dan Patuha, Jawa Barat (PT. Patuha Power Limierd)
            Selanjutnya, pada tahun 1995 penandatanganan kontrak ( JOC dan ESC ) Pertamina Bali Energi Limited dan PT.PLN ( Persero ) ubtuk mengusahakan dan pemanfaatan panas bumi di daerah Batukahu Bali.
            Masih di Tahun 1995 penandatanganan kontrak ( SSC dan ESC ) untuk Kamojang Unit IV dan Unit V antara Pertamina dan PT.Latoka Trimas Bina Energy dengan PT.PLN (PERSERO) . Di tahun 1995 di keluarkan MOU antara Pertamina dengan PT.PLN untuk membangun PLTP (1x20 MW) di Lahendong, Sulawesi Utara dan Monomblok (2 MW) di Sibayak Sumatra Utara.
            Area Geothermal Kamojang merupakan salah satu sumber energy panas bumi yang terdapat di Indonesia. Terletak kira-kira 40 km sebelah tenggara kota Bandung dan kira-kira 20 km Barat laut kota Garut dengan ketinggian sekitar 100M dari permukaan laut,luas daerah potensial 14KM (Kilo Meter).
2.2 Produk Yang Dihasilkan
            Daerah prospek Gothermal Kamojang terletak di wilayah administrasi kampong pangkalan, Desa Laksana Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung Provisi Jawa Barat berlokasi kurang lebih 25KM laut Kota Garut. Daerah ini berada pada ketinggian sekitar1.500 di atas pemukaan laut,beriklim sejuk, suhu 15-20 derajat celcius dan curah hujan setiap tahunnya mencapai 2.885 mm.

2.3 Visi dan Misi PT Pertamina geothermal Energy Kamojang
            2.4.1 Visi
            2008 Bussines Minded Geothermal Company
            2011 Center of Excellence for Indonesian Geothermal Energy Enterprice
            2.4.2 Misi
                        melakukan usaha pengembangan Energy Geothermal secara optimal yang berwawasan lingkungan dan memberikan nilai tambah bagi Stakeholder”
2.4Pengelolaan Lingkungan
            Daerah operasi Area kamojang yang berada di daerah hutan lindung dan juga bersinggungan dengan masyarakat local masyarakat maka pengelolaan langkungan menjadi isu utama dalam pengelolaan lingkungan aspek K3LL (keselamatan,Kesehatan,kerja,dan lingkungan lingkungan). Dalam segala kegiatan Area Kamojang selalu mengutamakan aspek K3LL dengan menerapkan beberapa system mengelola lingkungan.
Sampai saat ini pengelolaan yang sudah di lakukan adalah sebagai berikut
Ø  Penggunaan rock muffler untuk peredam kebisingan
Ø  Pengelolaan buangan kondensat dengan proses reinjeksi ke dalam reservoir
Ø  Pengelolaan akses kehutanan
Ø  Koordinasi pengamanan hutan dengan instansi terkait
Ø  Penghijauan
Ø  Pemanfaatan kualitas emisi gas dan udara ambein
Ø  Pemantauan kualitas air buangan
Ø  Pengelolaan sampah dometic dengan incinerator
Ø  Pengelolaan limbah B3 sesuai peraturan yang berlaku
Ø  Program CD (Community Development) dan CR (Community Relations)
2.5 Kiprah di tengah Masyarakat
            Dalam mengelola sumber Energy Geothermal di kamojang. Pertamina mempunyai komitmen terhadap kebijakan lingkungan dan kemasyarakatan,berbagai program kegiatan CSR (Coorporate Social Responcibility) yang telah di lakukan antara lain meliputi : bidang pendidikan, kesehatan, social dan agama, lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
2.6 Presentasi dan Penghargaan
            Presentasi dan penghargaan yang telah diperoleh Area Geothermal Kamojang antara lain:
Ø  Penghargaan pegelolaan lingkungan Dirut PERTAMINA tahun 1996
Ø  Penghargaan 5.000.000 jam kerja tanpa kecelakaan dari DEPNAKER tahun 1994
Ø  Penghargaan 13.074.536 jam kerja tanpa kecelakaan dari DEPNAKER tahun 2006
Ø  Penghargaan perunggu dari Dirjen Minerbaparum tentang pengelolaan lingkungan hidup kegiatan pertambahan panas bumi tahun 2006
Ø  Penghargaan utama dari Dirjen Minerbaparum tentang pengelolaan lingkungan hidup kegiatan pertambangan panas bumi tahun 2008
Ø  Sertifikat SML ISO 14001 tahun 2002 dari TUV jerman.
Ø  Sertifikat SML ISO 9001 tahun 2002 dari TUV jerman.
Ø  Penghargaan :
-PARTA ADHIKARYA BUMI PRATAMA tahun 2001
-PARTA ADHIKARYA BUMI MADYA Tahun 2003

BAB III
ISI
3.1 Spesifikasi Komponen Instalasi Komputer





Gambar 1. Struktur Komputer
Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling berhubungan dan membentuk satu kesatuan. Perangkat keras tanpa perangkat lunak tidak akan berarti apa-apa, hanya berupa benda mati. Kedua perangkat keras dan lunak juga tidak dapat berfungsi jika tidak ada manusia yang mengoperasikannya.
3.2.1 Stuktur Dan Fungsi Komponen Komputer Pada Saat Instalasi
1)  Struktur dan Fungsi Komputer
Struktur komputer didefinisikan sebagai cara-cara dari tiap komponen saling terkait. Struktur sebuah komputer secara sederhana, dapat digambarkan dalam diagram blok pada Gambar a. Sedangkan fungsi komputer didefinisikan sebagai operasi masing-masing komponen sebagai bagian dari struktur. Adapun fungsi dari masing-masing komponen dalam struktur tersebut adalah sebagai berikut:
  a)  Input Device (Alat Masukan)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer. Input device adalah alat yang digunakan untuk menerima input dari luar sistem, dan dapat berupa signal input atau maintenance input. Di dalam sistem komputer, signal input berupa data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer, sedangkan maintenance input berupa program yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan. Dengan demikian, alat input selain digunakan untuk memasukkan data juga untuk memasukkan program.
Beberapa alat input mempunyai fungsi ganda, yaitu disamping sebagai alat input juga berfungsi sebagai alat output sekaligus. Alat yang demikian disebut sebagai terminal. Terminal dapat dihubungkan ke sistem komputer dengan menggunakan kabel langsung atau lewat alat komunikasi.
Terminal dapat digolongkan menjadi non intelligent terminal, smart terminal, dan intelligent terminal. Non intelligent terminal hanya berfungsi sebagai alat memasukkan input dan penampil output, dan tidak bisa diprogram karena tidak mempunyai alat pemroses. Peralatan seperti ini juga disebut sebagai dumb terminal. Smart terminal mempunyai alat pemroses dan memori di dalamnya sehingga input yang terlanjur dimasukkan dapat dikoreksi kembali. Walaupun demikian, terminal jenis ini tidak dapat diprogram oleh pemakai, kecuali oleh pabrik pembuatnya. Sedangkan intelligent terminal dapat diprogram oleh pemakai. Peralatan yang hanya berfungsi sebagai alat input dapat digolongkan menjadi alat input langsung dan tidak langsung.
Alat input langsung yaitu input yang dimasukkan langsung diproses oleh alat pemroses, Sedangkan alat input tidak langsung melalui media tertentu sebelum suatu input diproses oleh alat pemroses. Alat input langsung dapat berupa papan ketik (keyboard), pointing device (misalnya mouse, touch screen, light pen, digitizer graphics tablet), scanner (misalnya magnetic ink character recognition, optical Data reader atau optical character recognition reader),
sensor misalnya digitizing camera), voice recognizer (misalnya microphone). Sedangkan alat input tidak langsung misalnya keypunch yang  dilakukan melalui media punched card (kartu plong), key-to-tape yang merekam data ke media berbentuk pita (tape) sebelum diproses oleh alat pemroses, dan key-to-disk yang merekam data ke media magnetic disk (misalnya disket atau harddisk) sebelum diproses lebih lanjut.
1) Keyboard
Merupakan alat input standart  yang diperlukan dalam setiap PC. Komponen ini tidak mengalami perkembangan yang pesat. Hanya dalam konektor dalam PC nya saja yang mengalami perkembangan. Dimulai dengan keyboard XT, keyboard PS2, keyboard USB dan yang baru berkembang sekarang ini adalah keyboard wireless.



Gambar 2. Keyboard AT
 




 Gambar 3. Keyboard PS/2






Gambar 4. Keyboard Wireless
(2) Mouse
Mouse merupakan komponen input yang sangat diperlukan jika menggunakan sistem operasi grafis. Mouse lebih banyak Perkembangannya dari pada keyboard. Muali dari mouse serial, mouse PS/2, mouse scroll, dan saat  mouse optik.



Gambar 5. Mouse Serial
 



Gambar 6. Mouse PS/2





Gambar 7. Mouse Optik  Gambar                  8. Mouse Ball
b)  Out put Device (Alat Keluaran)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard- copy (ke kertas), soft-copy ke monitor), ataupun berupa suara.
Output yang dihasilkan dari pemroses dapat digolongkan menjadi empat bentuk, yaitu tulisan (huruf, angka, simbol khusus),. Tiga golongan pertama adalah output yang dapat digunakan langsung oleh manusia, sedangkan golongan terakhir biasanya digunakan sebagai input untuk
proses selanjutnya dari komputer. Peralatan output dapat berupa: Hard-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk mencetak tulisan dan image pada media keras seperti kertas atau film. Contoh hard-copy devicce:




Gambar 8. Printer

Soft-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan dan image pada media lunak yang berupa sinyal elektronik.





Gambar 9. Proyektor                                                  Gambar 10. Monitor
c)  I/O Ports
Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar sistem. I/O Port juga biasa disebut dengan bagian interface (antar muka) karena peralatan input dan output di atas terhubung melalui port ini.
d)  CPU (Central Processing Unit)
CPU merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsi operasional, yaitu: ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data, dan CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer.
 


Gambar 14. Prosesor
CPU merupakan tempat pemroses instruksi-instruksi program, yang pada komputer mikro disebut dengan micro-processor (pemroses mikro). Pemroses ini berupa chip yang terdiri dari ribuan hingga jutaan IC. Dalam dunia dagang, pemroses ini diberi nama sesuai dengan keinginan pembuatnya dan umumnya ditambah dengan nomor seri, misalnya dikenal pemroses Intel 80486 DX2-400 (buatan Intel dengan seri 80486 DX2-400 yang dikenal dengan komputer 486
DX2), Intel Pentium 100 (dikenal dengan komputer Pentium I), Intel Pentium II-350, Intel Pentium III-450, Intel Celeron 333, AMD K-II, dan sebagainya. Masing-masing produk ini mempuny ai kelebihan dan kekurangan masing-masing.
e)  Memori
(1) Random Access Memory (RAM)
Semua data dan program yang dimasukkan melalui alat input akan disimpan terlebih dahulu di memori utama, khususnya RAM, yang dapat diakses secara acak (dapat diisi/ditulis, diambil, atau dihapus isinya) oleh pemrogram. Struktur RAM terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu: Input storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui alat input. Program storage, digunakan untuk menyimpan semua instruksi- instruksi program yang akan diakses. Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil pengolahan.
 Output storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output. Input yang dimasukkan melalui alat input akan ditampung terlebih dahulu di input storage. Bila input tersebut berupa program maka akan dipindahkan ke program storage, dan bila berbentuk data maka akan dipindahkan ke working storage. Hasil dari pengolahan juga ditampung terlebih dahulu di working storage dan bila akan ditampilkan ke alat output maka hasil tersebut dipindahkan ke output storage.








Gambar 15. Random Access Memory
 (2) Read Only Memory (ROM)
Dari namanya, ROM hanya dapat dibaca sehingga pemrogram tidak bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM. ROM sudah diisi oleh pabrik pembuatnya berupa sistem operasi yang terdiri dari program-program pokok yang diperlukan oleh sistem komputer, seperti misalnya program untuk mengatur penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci papan ketik untuk keperluan kontrol tertentu, dan bootstrap program. Program bootstrap diperlukan pada saat pertama kali sistem komputer diaktifkan. Proses mengaktifkan computer pertama kali ini disebut dengan booting, yang dapat berupa cold booting atau warm booting. Cold booting merupakan proses mengaktifkan sistem computer pertama kali untuk mengambil program bootstrap dari keadaan listrik komputer mati (off) menjadi hidup (on).
Sedangkan warm booting merupakan proses pengulangan pengambilan program bootstrap pada saat komputer masih hidup dengan cara menekan tiga tombol tombol pada papan ketik sekaligus, yaitu Ctrl,Alt, danDel. Proses ini biasanya dilakukan bila sistem komputer macet, dari pada harus mematikan aliran listrik komputer dan menghidupkannya kembali.
Instruk si-instruksi yang tersimpan di ROM disebut dengan microinstruction atau firmware karena hardware dan software dijadikan satu oleh pabrik pembuatny a. Isi dari ROM ini tidak boleh hilang  atau  rusak  karena  bila  terjadi demikian, maka system komputer tidak akan bisa berfungsi. Oleh karena itu, untuk mencegahnya maka pabrik pembuatnya merancang ROM sedemikian lupa sehingga hanya bisa dibaca, tidak dapat diubah-ubah isinya oleh orang lain. Selain itu, ROM bersifat non volatile supaya isinya tidak hilang bila listrik komputer dimatikan. Pada kasus yang lain memungkinkan untuk merubah isi ROM, yaitu dengan cara memprogram kembali instruksi-instruksi yang ada di
dalamnya. ROM jenis ini berbentuk chip yang ditempatkan pada rumahnya yang mempunyai jendela di atasnya. ROM yang dapat diprogram kembali adalah PROM (Programmable Read Only Memory), yang hanya dapat diprogram satu kali dan selanjutnya tidak dapat diubah kembali. Jenis lain adalah EPROM (Erasable ProgrammableRead Only Memory) yang dapat dihapus dengan sinar ultraviolet serta dapat diprogram kembali berulang-ulang. Disamping itu, ada juga EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory) yang dapat dihapus secara elektronik dan dapat diprogram kembali.
3.2.2 Perakitan Komponen Komputer
Sebelum merakit sebuah PC pastikan pertalatan yang dibutuhkan sudah tersedia, Peralatan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut : Obeng, tang, AVO meter (bila ada), solder, timah solder, isolasi, tali pengikat kabel dan buki catatan. Solder maupun AVO meter jarang dipakai apabila mempergunakan komponen yang masih baik. Pengukuran arus dan tegangan listrik hanya dilakukan apabila komponen yang dipergunakan adalah komponen bekas yang anda tidak mengetahui apakah masih baik atau tidak. Sebaiknya tidak menggunakan AVO meter pada motherboard apabila motherboard masih baik, karena anda tidak tahu titik-titik mana yang merupakan titik ukur. Kecerobohan dalam hal ini bisa menimbulkan akibat fatal.
Apabila anda mempergunakan komponen baru, anda tidak perlu melakukan pengukuran arus dan tegangan dengan AVO meter. AVO meter mungkin perlu dipergunakan hanya untuk mengetahui tegangan listrik di jala-jala listrik rumah anda saja. Bila anda sudah mengetahui lihatlah di bagian power suply komputer (terdapat di dalam cahing/kotak komputernya) apakah sudah diatur pada skala tegangan yang sesuai dengan tegangan listrik di tempat anda atau belum. Bila type power suply-nya tergolong type otomatik anda tidak perlu khawatir. Apabila power suplynya tergolong semi otomatik, kemungkinan anda harus memindahkan posisi saklar pengatur tegangan ke posisi tegangan yang sesuai dengan tegangan listrik di tempat anda. Selanjutnya untuk merakit komputer personal anda dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut :
1) Ambil motherboard dan letakkan di tempat yang aman. Persiapkan peralatan dan buku manual dari masing komponen PC. Baut motherboard dengan papan casing, sehingga akan lebih kuat dan aman.






Gambar 16.Motherboard
2) Pasanglah processor pada tempatnya (soket-nya) perhatikantanda pada processor harus ditempatkan sesuai dengan tanda yang ada pada soket tersebut (tidak boleh terbalik). Kuncilah tangkai pengunci yang biasanya terdapat disisi soket processor. Perhatikan kode titik atau sisi processor dengan bentuk miring merupakan petunjuk agar bagian processor itu dipasang pada bagian slot yang memiliki tanda sama. Bacalah dengan baik manual processor dari pabriknya Apabila anda kurang hati-hati atau terbalik memasang processor ini bisa berakibat fatal. Bila anda ragu sebaiknya pada saat membeli motherboard bisa anda tanyakan kepada penjualnya. Kemudian pasanglah kipas pendingin diatasnya. Pada produk processor terakhir sudah dilengkapi dengan kipas pendingin.












Gambar 17. Pemasangan Prosesor
3) Pasanglah memori RAM pada tempatnya dengan baik, perhatikan sudut memori yang biasanya berlekuk harus ditempatkan pada tempatnya secara hati-hati. Apabila anda terbalik memasangnya, maka memori akan sulit dimasukan. Pada jenis memori SDRAM, dudukan memori di motherboard memiliki pengunci yang akan bergerak mengunci bersamaan dengan masuknya memori ke dalamnya.












Gambar 18. Pemasangan RAM
4) Masukan motherboard ke dalam cashing (kotak komputer), kaitkanlah pengait plastik yang biasa disediakan oleh pabrik cashing, ke dalam lubang yang terdapat pada motherboard. Pada sudut yang memungkinkan anda tempatkan baut, bautlah motherboard tersebut pada cashing untuk menghindarkan terjadinya pergeseran motherboard pada waktu anda memindah- mindahkan CPU nantinya. Sebaiknya hati-hati memasang motherboard pada cashing karena bentuknya tipis kecil dan memiliki rangkaian elektronik yang rumit.








Gambar19. Memasukkan Motherboard dalam Casing

5) Pasanglah kabel khusus catu daya motherboard yang ada pada prower suply (biasanya dituliskan P8 dan P9), kabel berwarna hitam dari kedua konektornya harus dipasang berdampingan. Apabila anda mempergunakan jenis motherboard jenis ATX, pasanglah kabel power khusus tersebut pada slot power khusus ATX yang terdapat pada motherboard tersebut.
6) Pasanglah hard disk, floppy drive pada tempat yang telah tersedia dalam cashing CPU, kencangkan dudukannya dengan baut secara hati-hati. Bila ada CD ROM drive, pasangkan pula alat ini secara hati-hati dan dikencangkan dengan baut. Perlu diperhatikan untuk CD-ROM dan hard disk jumper terpasang dengan benar, karena akan mengindentifikasikan sebagai master atau slave, akrena jika salah hard disk atau CD-ROM tidak akan terdeteksi.





Gambar 21. Pemasangan Kabel dan Jumper








Gambar 22 Pemasangan Harddisk, Disk Drive, dan CD ROM pada Casing
7) Sambungkan kabel dari power suply ke slot power yang terdapatdi hard disk, flopy drive dan CD ROM drive. Perhatikan sudut konektor plastiknya pada kabel tersebut biasanya sudah dirancang pas sesuai dengan dudukan yang terdapat pada hard disk, flopy drive atau CD ROM drive. Bila anda memasang konektor ini
terbalik, maka pada saat anda memasukan konektor tersebut akan terasa sedikit sulit. Segeralah cabut k onektornya dan masukan kembali pada posisi yang tepat.








Gambar 23. Pemasangan Kabel Power pada Harddisk, Disk Drive, dan CD ROM
8) Sambungkan kabel pita (kabel data) pada dudukan hard disk, flopy drive dan CD ROM drive. Kabel ini berfungsi untuk menghubungkan peralatan tersebut ke motherboard. Perhatikan sisi kabel berwarna merah harus ditempatkan pada kaki nomor satu (lihat ket erangan yang dituliskan pada hard disk atau flopy drive ataupun CD ROM drive).
Bila terbalik memasangnya komputer tidak akan bekerja baik dan dapat merusakan peralatan- peralatan tersebut . Kabel yang terpasang ke flopy drive lebih sempit bila dibandingkan kabel penghubung hard disk ataupun CD ROM drive. Kabel penghubung hard disk dan CD ROM drive sama ukurannya. Untuk kabel Pita strip merah pada pinggir kabel menandakan no:1







Gambar 24. Pemasangan Kabel Data
9) Sambungkan kabel dari flopy drive k e slot untuk flopy drive, demikian pula sambungkan kabel dari hard disk ke slot IDE nomor 1, dan kabel dari CD ROM ke slot IDE nomor 2. Perhatikan juga agar sisi  kabel berwarna merah harus  menempati kaki nomor satu pada tiap slot. Anda bisa melihat keterangan yang tertulis di motherboard ataupun di manual motherboard.






Gambar 25. Slot Disk Drive, Hard disk dan CD ROM
10) Pasanglah VGA card pada slotnya, bila anda memiliki card dari jenis ISA, anda harus menempatkan card tersebut pada ISA slot bus di motherboard. Bila anda memiliki card VGA jenis PCI, anda harus pasangkan card tersebut pada slot bus PCI di motherboard. Tetapi jika VGA berupa VGA onboard, tinggal mengatur dalam BIOS.





Gambar 26. Pemasangan VGA Card pada Motherboard
11) Pasang expansion card tambahan pada PCI maupun ISA. Expansion card dapat berupa LAN card sound card , TV tunner card, video capture dan lain-ain. Setelah itu kencangkan dengan baut denag dudukan casing PC.







Gambar 27. Mengencangkan Epansion Card pada Casing
12) Hubungkan konektor kabel penghubung tombol "Reset" ke pin "Reset" yang terdapat pada motherboard. Hubungkan pula konektor kabel penghubung speaker ke pin bertuliskan speaker yang ada pada motherboard. Sering ditulis dengan kode LS. Beberapa cashing telah dilengkapi pula kabel lampu indicator berikut kabel penghubungnya lengkap dengan konektornya agar perakit komputer tinggal menghubungkan saja ke motherboard.







Gambar 28. Memasang Tombol-tombol Casing
13) Pasanglah kabel data dari monitor ke slot yang terdapat di card VGA, perhatikan konektornya memiliki 3 deretan kaki yang tersusun rapi, dengan k onektor berbentuk trapesium.
14) Pasangkan konektor keyboard ke slot keyboard yang terdapat di motherboard. Dan perangkat yang lain.





Gambar 29. Terminal untuk I/O Motherboard
15) Pasangkan kabel listrik (power) dari layar monitor ke slot power yang terdapat di bagian belakang power suply yang telah terpasang pada cashing CPU. Bila konektornya tidak cocok, anda dapat memasang kabel listrik tersebut ke jala-jala listrik rumah anda. Anda akan membutuhkan T konektor untuk membagi listrik ke monitor dan CPU yang anda rakit. Pasangkan kabel listrik untuk CPU ke slot yang terdapat pada power suply di bagian belakang cashing CPU.








Gambar 30. Pemasangan Kabel Power
Sekarang anda telah berhasil merakit sebuah Personal Komputer, tetapi anda belum bisa mempergunakan k omputer tersebut. Anda masih harus mengatur program BIOS, dan memasang (menginstal) program sistem operasi dan program aplikasi ke dalam hard disknya. Sebelum anda mengatur program BIOS, anda cek kembali semua langkah yang telah anda lakukan tadi. Perhatikan posisi "jumper" jangan ada yang salah, demikian pula processor dan RAM serta kabel- kabel penghubung hard disk, flopy drive dan CD ROM drive. Setelah anda yakin benar dan sudah sesuai dengan keterangan yang tercantum dalam manual pabrik dari setiap peralatan tadi. Anda bias melakukan pengaturan program BIOS.

3.3   Instalasi Oprating System pada PC Windows Xp
1. Siapkan CD WINDOWS XP serta SN (Serial Number) CD
2. Siapkan CD DRIVER MOTHERBOARD
3. Atur bios terlebih dahulu agar prioritas bootingnya dimulai dari CD(DVD)-
    ROM, caranya:
    a. Masuk ke BIOS dengan menekan tombol Del, atau F1, atau juga F2. Pilih menu Advanced Settings, kemudian carilah ‘Boot Priority’ atau           
        yang sejenis.
    b. Ubah pengaturanya, agar CDROM jadi urutan yang pertama   
        kemungkinan pilihan ini ada 2 jenis :
        * menu ‘First boot priority’, ‘Second boot priority’ dll: Aturlah ‘First  
        boot priority’ ke ‘CDROM’ dengan menekan tombol PgDn/Pgup (Page  
        Down/Up) atau +/-. Atur juga ‘Second boot priority’nya ke   HDD0/HDD1.
        * Jika menunya ‘Boot priority’: atur ke ‘CDROM, C, A’ atau ‘CDROM,  A, C. dengan menekan tombol PgDn/Up. Masukan CD WINDOWS, lalu  tekan F10. Lalu Yes.
4. Tunggu beberapa saat sampai muncul tulisan "press any key to boot from CD" seperti tampilan Seperti gambar di bawah ini :
5. Tekan ENTER atau sembarang tombol, lalu proses instalasi akan mengecek
     hardware komputer, kemudian akan muncul tulisan "windows setup"
     seperti gambar dibawah ini :


6. Lalu file-file di dalam cd akan di load ke dalam komputer, kemudian akan muncul tampilan "welcome to setup" seperti gambar dibawah ini :





7. Tekan "ENTER" untuk menginstal windows xp, lalu akan muncul (End  User Licese Aggrement) seperti gambar di bawah ini :

8. Tekan "F8" kemudian proses instalasi akan mencari dan membaca partisi
    hardisk, kemudian akan muncul semua partisi hardisk, seperti gambar di bawah ini :

9. Tekan "ENTER" untuk langsung menginstal windows, "C" untuk membuat partisi hardisk, kapasitas partisi sesuai dengan kebutuhan, dalam satuan MB, selanjutnya jika ingin membuat partisi dengan menekan tombol "C", maka akan muncul gambar seperti di bawah ini :

10. Kemudian tuliskan kapasitas partisi yang ingin dibuat, seperti terlihat gambar
11. Kenudian tekan "ENTER" maka akan muncul gambar seperti dibawah ini :
12. Kemudian pilih "format the partition using the NTFS file system (Quick)"
      atau "format the partition using the NTFS file system"

13. Lalu tekan "ENTER" maka akan muncul layar sepert gambar dibawah ini :

14. Setelah selesai format, kemudian windows akan ,menyalin file untuk   proses instalasi,seperti gambar di bawah ini :

15. Setelah proses penyalinan selesai, secara otomatis komputer akan
      melakukan restart seperti gambar di bawah ini, dalam hal ini untuk  
      mempercepat proses restart, bisa langsung menekan "ENTER"

16. Setelah itu akan muncul loading windows seperti gambar di bawah ini  Dan Selesai Kemudian Installah Driver-Driver Seperti Suara Vga dll :








3.4   Photo Editing
Adobe Photoshop™ merupakan salah satu program pengolah gambar standar profesional. Tutorial dalam artikel ini bertujuan untuk memperkenalkan fungsi penting yang disediakan oleh Adobe  Photoshop. Dengan latihan-latihan di bagian akhir, diharapkan pembaca lebih mudah memahami dan  mempraktekkan teori yang ada. Dalam proses manipulasi gambar, pada dasarnya Photoshop digunakan untuk melakukan tugas-tugas berikut:
3.4.1 Membuat Efek Fire Di Adobe Photoshoph
Langkah Pertama siapkan bahan atau gambar photo yang akan di edit, untuk kali ini saya menggunakan gambar perempuan, rumah yang terbakar dan Gambar api !


















2.  kemudian  Seleksilah Gambar perempuan
Pertama Pilih Polygonal Lasso Tool kemudian mulailah seleksi objek /gambar dengan rapih









Setelah selesai menyeleksi gambar/objek, kita masukan gambar yang telah kita seleksi ke background yang sudah dipersiapkan.
Untuk tutorial kali ini kita menggunakan background rumah yang terbakar.yang telah kita persiapkan tadi.














Kemudian pindahkan gambar perempuan tadi ke background yang telah dipersiapkan











Kemudian kita Drag  gambar api yang telah kita persiapkan sebelumya
untuk membuat sayap , pindahkan gambar api tersebut di belakang perempuan untuk memberikan kesan sayap api di belakang si perempuan tersebut.
Selanjutnya seleksi gambar api tersebut dengan memilih screen di dekat table layer kemudian background hitam yang ada pada gambar api tersebut yang hilang lihat gambar di bawah ini






Setelah  itu ubahlah atau aturlah warna sesuai keingian anda !  Dan inilah hasil akhirnya


















3.4.2 Membuat Lipatan Kertas Di Photoshoph
Langkah – Langkah membuatnya nya:
1. Buka Aplikasi Photoshop anda, disini saya menggunakan photoshop cs 4 namun tenang saja karena teknik ini bisa diaplikasikan di semua jenis photoshop (7,CS,CS2,CS3,CS5) Buka Foto atau gambar anda dengan photoshop (File >>Open)






Gambar 1. candi Prambanan yang akan ditambahkan efek lipatan kertas dengan photoshop
2. Buat bangun dengan Pen Tool seperti ini:









3. Setelah itu pilih Layer >> Rasterize > Shape
4. Buat elipse dengan Eliptical Marquee Tools


4. Tekan Tombol Delete pada keyboard
lalu masuk ke Layer >> Layer Style >> Gradien Overlay...
anda bisa mengatur sesuai keinginan namun disini saya mengatur dengan parameter seperti ini:

5. Lalu masuk ke Layer >> Layer Style >> Drop Shadow...


6. Setelah itu klik layer background - lalu tinggal brush bagian yang pojok agar kelihatan seperti dinding

Foto seperti terkelupas dari dindingnya

Dengan sedikit pengembangan dan imajinasi maka anda bisa memperoleh hasil yang lebih baik
misalkan gradiennya sedikit dimodifikasi dengan warna abu - abu dan putih , brushnya diganti putih dan lekukannya lebih di variasi dan inilah hasilnya.

Lipatan Kertas Pada Photoshop

4.4.3 Mengubah Gambar  Menjadi Cartoon di Photoshop
Langkah-Langkah Membuat Gambar Cartoon Di photoshop
1. Buka program Photoshop

2. Pada menu layer, pilih File > Open ( Ctrl + O )
Pilih gambar yang ingin kamu jadikan sebagi object

Gambar harus terang dan bersih, agar mengerjakannya tidak sulit. Kalo gambar nya buram, terangin aja gambar nya menggunakan canvas

3. Duplicat layer background Layer > Duplicat Layer ( Ctrl + J )
Gambar harus dikerjakan pada saat layer 1 aktif
4. Pada menu layer, Pilih Filter > Artistic > Poster edges

Maka akan keluar kotak seperti ini...
Atur Resolution nya :
- Edge Thickness = 10 Edge Inthensity = 4 Posterization = 0
Kemudian, klik pada icon yang ada di bawah New Effect Layer ( di samping gambar tong sampah )
Lalu akan keluar kotak berikut :

Pilihan harus pada Film Grain, kemudian atur lagi resolusi nya, menjadi :
- Grain = 0 - Highlight Area = 11 - Intensity = 10

Kemudian masih sama dengan yang di atas, klik pada icon New Effect Layer ( di samping tong sampah )
Dan akan keluar kotak seperti di bawah ini :

Untuk kali ini, Gambar dipilih dengan Cutout , dan atur kembali resolusi nya menjadi :
- Number of Level = 8 Edge Simplicity = 2 Edge Fidelity = 3
Lalu klik OK....
Gambar akan menjadi seperti ini :

Lalu tinggal 1 langkah lagi, maka Gambar Anda akan Selesai. Yaitu,,
Anda tinggal membersihkan Bercak - Bercak Yang tampak Terlihat pada Gambar Tersebut...
Membersihkan Bercak - bercak itu Tidak Sulit kok...
Kamu cukup Menggunakan Healing Brush Tool atau Anda Dapat Menggunakan Keyboard ( J )
4.4.4 Membuat Brush Dengan Photoshop
Langkah-langkah membuat Brush Di Photoshoph
4.3Langkah 1
                Bukalah gambar yang akan Anda buat menjadi brush dengan Photoshop. Untuk tutorial kali ini, saya gunakan gambar sample milik Photoshop yang bernama ducky.tiff.


                  Usahakan untuk menggunakan gambar yang mempunyai latar belakang berwarna putih. Jika gambar latar belakangnya ramai dan tidak putih, maka Anda harus membuatnya menjadi putih dulu. Caranya dengan membuat seleksi pada gambar tersebut, kemudian pilih menu Edit > Fill, pilih warna white pada bagian Use, kemudian OK. Keterangan lebih lanjut tentang pembuatan seleksi bisa dibaca pada Kategori Seleksi, misalnya 
yang ini.

Langkah 2
                   Gambar yang akan dibuat menjadi brush harus dibuat menjadi berwarna hitam putih. Cara termudah untuk membuatnya menjadi putih adalah dengan memilih menu Image > Adjustment > Desaturate. Kemudian atur ulang warnanya dengan Image > Adjustment > Levels. Buatlah kira-kira seperti gambar ilustrasi tutorial dibawah ini.


                 Kenapa gambar perlu dibuat menjadi hitam putih? Ini karena prinsip penggunaan brush adalah hitam berarti merupakan gambar yang ditampilkan, sedangkan putih akan menjadi bagian yang transparan. Berlawanan dengan 
prinsip penggunaan layer mask. Semakin kontras gambar kita, maka hasilnya akan membuat brush dengan sapuan yang kuat juga.

Langkah 3
               Jika gambar yang Anda gunakan ukurannya besar, maka atur dulu ukurannya. Cara untuk mengatur ukuran gambar adalah dengan memilih menu Image > Image Size. Pada tutorial Photoshop ini, saya buat ukurannya menjadi sekitar 200an pixel.


Namun jika dirasa gambar tidak terlalu besar, maka langkah ke-3 ini tidak perlu dilakukan.

Langkah 4
                   Sekarang pilihlah menu Edit > Define Brush. Setelah muncul kotak dialog Brush Name, jika perlu ubahlah nama brush tersebut,


kemudian klik OK.

Langkah 5
Pilih Brush tool pada tool box Photoshop, kemudian pilihlah jenis brushnya di option bar. Brush yang sudah kita buat tadi sudah muncul di sebelah bawah sendiri.


Selamat mencoba dan berkreasi dengan Photoshop. Jangan pernah menyerah dalam belajar, baik itu belajar Photoshop maupun belajar hal-hal lain. Jika kita sekarang
Faktor Pendukung :
§  Adanya dukungan dan dorongan material maupun spiritual dari Orang tua, Saudara dan teman-teman untuk melakukan Praktik Kerja Industri (PRAKERIN)
§  Perusahaan yang turut mendukung dan menerima penulis untuk melakukan Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) dengan cara membimbimbing dan mengajarkan penulis.
Faktor Penghambat :
§  Kurangnya ilmu serta bimbingan yang di berikan kepada penulis untuk menghadapi kegiatan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)
§  Keterbatasan fasilitas yang di berikan sekolah saat melakukan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar